Dialog yang Membisu
Kami duduk berhadapan, Tanpa ada tatapan, Apa lagi sapaan, Benar-benar tiada kehangatan. Yang terdengar hanya detik yang berdetak, Embusan napas yang mendesak. Langkah kaki yang berderap. Sementara di luar ruangan, Hingar bingar bersahutan, Dari kendaraan di persimpangan jalan, Riuh tak mengganti apa pun dalam keheningan. Lagi dan lagi, Tiada dialog malam di antara kami.